program logikamatematika;

uses wincrt;

begin

writeln(‘Assalamualaikum wr.wb’);

readln;

writeln(‘ hai aku Bety Sulistiani’);

write(‘Ini adalah logika matematika,’);

writeln(‘yang akan di bahas di sini adalah’);

readln;

writeln(’1. Ingkaran atau negasi’);

write(‘contoh soal:’);

writeln(‘Tentukan ingkaran dari q:7 adalah bilangan prima?’);

write(‘jawab:’);

writeln(‘Ingkaran dari q:7 adalah bilangan prima’);

writeln(‘~q: tidak benar 7 adalah bilangan prima’);

writeln(‘~q: 7 bukan bilangan prima’);

readln;

writeln(’2.Disjungsi’);

write(‘Disjungsi adalah ‘);

writeln(‘pernyataan yang dibentuk dari dua pernyataan p dan q yang di rangkai dengan menggunakan kata hubung atau.’);

write(‘contoh soal:’);

writeln(‘Tentukan nilai kebenaran dari 3 X 5 = 15 atau 15 adalah bilangan ganjil?’);

write(‘jawab: ‘);

writeln(’3 X 5 = 15 B atau 15 adalah bilangan ganjil B, disjungsi ini bernilai benar’);

readln;

writeln(’3.Konjungsi’);

write(‘Konjungsi adalah: ‘);

writeln(‘pernyataan yang di bentuk dari dua pernyataan p dan q yang dirangkai dengan menggunakan kata hubung dan.’);

write(‘Contoh soal: ‘);

writeln(‘Tentukan nilai kebenaran dari 4 + 2 = 6 Dan ibukota Jawa Timur adalah Surabaya?’);

write(‘jawab: ‘);

writeln(’4 + 2 = 6 B dan ibukota Jawa Timur adalah Surabaya B’);

readln;

writeln(’4.Implikasi’);

write(‘Implikasi adalah’);

writeln(‘pernyataan majemuk yang disusun dari dua buah pernyataan p dan q dalam bentuk jika p maka q.’);

write(‘ Contoh Soal:’);

writeln(‘Tentukan nilai kebenaran dari jika 3 + 2 = 5 maka 5 adalah  bilangan prima?’);

write(‘jawab: ‘);

writeln(‘jika 3 + 2 = 5 B, maka 5 adalah bilangan prima B’);

writeln(‘Implikasi ini bernilai benar, karena alasan benar dan kesimpulan benar’);

readln;

writeln(‘Wassalamialaikum wr.wb’)

end.